<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal si Bacthiar &#187; Kampus</title>
	<atom:link href="http://bachtiar.wordpress.com/category/kampus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bachtiar.wordpress.com</link>
	<description>Blog tanpa slogan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Aug 2009 00:26:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bachtiar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f85b234b93e75c20f907339c261a443a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jurnal si Bacthiar &#187; Kampus</title>
		<link>http://bachtiar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bachtiar.wordpress.com/osd.xml" title="Jurnal si Bacthiar" />
		<item>
		<title>Bahasa Indonesia , yang tidak lagi kita banggakan</title>
		<link>http://bachtiar.wordpress.com/2009/02/04/212/</link>
		<comments>http://bachtiar.wordpress.com/2009/02/04/212/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 13:28:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bacteria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Padanganku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bachtiar.wordpress.com/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa pekan lalu pak Djasmin, Dosen Bahasa Indonesia saya menjelaskan tentang kedudukan bahasa indonesia terhadap kehidupan bangsa dan berbahasa indonesia. Coba lihat gambar-gambar dibawah ini :

Gambar-gambar diatas terlihat sangat bagus sekali, apalagi ketika kita melihat tulisan di gambar tersebut yang menggunakan bahasa inggris sebagai nama bangunannya sehingga terlihat modern dan (agak) keren. Coba deh , [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bachtiar.wordpress.com&blog=1572459&post=212&subd=bachtiar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Beberapa pekan lalu pak Djasmin, Dosen Bahasa Indonesia saya menjelaskan tentang kedudukan bahasa indonesia terhadap kehidupan bangsa dan berbahasa indonesia. Coba lihat gambar-gambar dibawah ini :<span id="more-212"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://diyas.blogs.friendster.com/photos/uncategorized/image16_1.jpg"><img class="alignnone" title="Detos" src="http://diyas.blogs.friendster.com/photos/uncategorized/image16_1.jpg" alt="" width="367" height="274" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Gambar-gambar diatas terlihat sangat bagus sekali, apalagi ketika kita melihat tulisan di gambar tersebut yang menggunakan bahasa inggris sebagai nama bangunannya sehingga terlihat modern dan (agak) keren. Coba deh , Ganti tulisan Depok Town Square tersebut ke dalam tulisan yang berbahasa indonesia . Nampaknya akan tidak lebih bagus dari seblumnya . Contoh lain,lihat saja di sekitar anda dan kehidupan sehari-hari anda betapa banyak sekali berbagai macam tulisan maupun  identitas yang menggunakan bahasa asing (bukan bahasa kita).</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sekarang tinggal di daerah ibukota negeri ini , dimana di sini banyak sekali nama-nama tempat umum ataupun benda yang lebih cenderung menduakan bahasa indonesia,bahasa kita sendiri. Seperti &#8220;<em>Mall of Indonesia&#8221;,&#8221;Bintaro Trade Centre&#8221;,&#8221;Bus Way&#8221;</em> dll. Semuanya memang beridentitaskan bahasa asing. Kita mengetahui bersama bahwa tempat-tempat tersebut dibuat di indonesia dan 99% digunakan dan dikunjungi oleh orang indonesia. Mengapa tidak menggunakan bahasa Indonesia saja ? Memang , kalau kita terjemahkan kata-kata tersebut ke dalam bahasa indonesia kita anggap tidak akan menjadi lebih bagus. Disinilah letak kesalahan kita , tidak bangga berbahasa indonesia. Kecuali kalau ada kata asing yang tidak ada terjemahannya dalam bahasa kita.  Kita bukannya tidak punya cara untuk mengungkapkan kata tersebut . Hanya saja,Memang sekali lagi kita tidak bangga menggunakan bahasa sendiri. Baiklah kalau kenyataanya banyak orang asing yang berkepentingan di dalamnya , tetapi sekali lagi ini adalah negeri kita sendiri dimana bahasa indonesia harus di tempatkan pada urutan pertama dibandingkan bahasa asing lain yang bukan bahasa bangsa kita.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Contoh diatas hanyalah sedikit betapa kita tidak bangga berbahasa indonesia. Kata Dosen Bahasa Indonesia saya , pak Djasmin ,  banyak sekali contoh lain yang menggambarkan bahwa kita kurang bangga berbahasa indonesia. Saya sering sebal juga ketika saya berbicara dengan teman yang jels-jelas bukan dari luar negeri yang menggunakan bahasa indonesia tapi banyak dibumbui dengan istilah asing , padahal nyata-nyata kata tersebut ada terjemahannya di dalam bahasa indonesia. <em>Hahahaha&#8230;&#8230;&#8230; Lha wong kita sama-sama orang indonesia kok</em>. Memang sih banyak orang yang berbicara dengan menggunakan banyak istilah asing akan terlihat lebih oke. Tapi,berbahasa bukanlah untuk sekedar keren-kerenan , bahasa adalah alat komunikasi yang sepatutnya digunakan sesuai dengan porsi dan tempatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Ada beberapa alasan mengapa kita tidak membanggakan menggunakan bahasa indonesia .Yang pertama,Banyak Ilmu Pengetahuan yang bersumber dan menggunakan bahasa pengantar bahasa asing Sehingga mau tidak mau kita harus menggunakan bahasa asing tersebut dan karenanya terkadang seseorang kebablasan menyalahartikannya dengan salah menempatkan penggunaan bahasa tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian , Ada anggapan bahwa Bahasa Indonesia bukan bahasa yang modern. Ini jelas-jelas anggapan yang salah besar , Karena kata dosen saya semua bahasa di dunia ini terjadi secara alamiah dan mempunyai kedudukan yang sama . Tidak ada satu bahasa yang mengungguli bahasa lain dan tidak ada satu ahasa yang lebih rendah disbanding dengan bahasa lain.  Yang ketiga , Bahasa Indonesia bukan bahasa Internasional  . Yang terakhir adalah karena efek dari bangsa ini sendiri yang mana memang tertinggal jauh dengan bangsa lain pada banyak aspek kehidupan di era globalisasi ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi seperti tersebut diatas seharusnya membuka pikiran kita untuk memahami bahasa yang patut kita banggakan adalah bahasa indonesia, bahasa kita.Seperti ikrar para pendahulu kita pada 28 desember 1928. Dan kita perlu sedikit memahami kembali bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budayanya sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya saya pengin menulis lebih panjang lagi , tapi saya takut jika anda kemudian jadi malas membacanya dan sepertinya memang saya tidak hobi melakukan yang demikian. Semoga tulisan yang singkat ini dapat dipahami oleh pembaca sekalian. <em>hehehe&#8230;.</em> Kalau anda belum paham silakan pahami sendiri lagi , yak ! Mohon maaf kalau ada tulisan yang memuat topik yang sama sebelumnya . Tulisan ini adalah apa yang saya ingat dari apa yang dosen Bahasa indonesia saya ajarkan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bachtiar.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bachtiar.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bachtiar.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bachtiar.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bachtiar.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bachtiar.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bachtiar.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bachtiar.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bachtiar.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bachtiar.wordpress.com/212/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bachtiar.wordpress.com&blog=1572459&post=212&subd=bachtiar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bachtiar.wordpress.com/2009/02/04/212/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee17c070fd912a3d58ebbf0725dd9704?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bacteria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://diyas.blogs.friendster.com/photos/uncategorized/image16_1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Detos</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Awas penyakit !</title>
		<link>http://bachtiar.wordpress.com/2009/02/02/awas-penyakit/</link>
		<comments>http://bachtiar.wordpress.com/2009/02/02/awas-penyakit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 11:59:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bacteria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Padanganku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bachtiar.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Di musim penghujan ini sudah ada dua orang teman saya yang  telah (terpaksa) mondok di rumah sakit gara-gara DBD. Mereka mungkin dua  diantara banyak orang yang terkena penyakit yang selalu membawa korban setiap  tahunnya di Indonesia. Khususnya di sekitar kampus saya DBD ini memang termasuk  kedalam top chart penyakit ya sering [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bachtiar.wordpress.com&blog=1572459&post=208&subd=bachtiar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Di musim penghujan ini sudah ada dua orang teman saya yang  telah (terpaksa) mondok di rumah sakit gara-gara DBD. Mereka mungkin dua  diantara banyak orang yang terkena penyakit yang selalu membawa korban setiap  tahunnya di Indonesia. Khususnya di sekitar kampus saya DBD ini memang termasuk  kedalam top chart penyakit ya sering menjangkiti para mahasiswa (yang ngekos).  Bahkan beberapa pekan yang lalu sahabat saya di kelas meninggal dunia gara-gara  sebuah penyakit yang ia derita secara tidak terduga sebelumnya(bukan penyakit  yang seperti tersebut sebelumnya).</p>
<p style="text-align:justify;">Kejadian-kejadian tersebut seaakan mengingatkan saya betapa  berharganya nikmat kesehatan. Dan sekaligus memberi peringatan kepada saya untuk  tetap menjaga segala tindakan saya yang dapat menimbulkan penyakit tersebut.Saya  tidak bisa membayangkan kalau beberapa hari mendatang saya juga akan terbaring  di rumah sakit gara-gara suatu penyakit.</p>
<p style="text-align:justify;">Di sisi lain saya melihat di beberapa titik ada pengasapan oleh  ptugas untuk membunuh nyamuk dan jentik-jentiknya di lingkungan warga. Kemudian  , dengan gencarnya orang-orang yang membagi-bagikan bubuk abate kepada warga.  Kemudian lagi dengan kampanye-keada mpanye dari Dinas kesehatan atau Lembaga  Sosial Masyarakat yang lain untuk menjaga diri dari penyakit tersebut. Terlepas  , dari semua efektif atau tidaknya upaya tersebut semua adalah kembali kepada  diri kita masing-masing untuk bisa menjaga diri kita dan lingkungan dari  penyakit tersebut atau penyakit-penyakit lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena pernah pada suatu ketika saya berkunjung ke sebuah  kontrakan</p>
<div class="mceTemp" style="text-align:justify;">
<dl class="wp-caption alignright">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-207" title="Kos-kosan" src="http://bachtiar.files.wordpress.com/2009/02/1_820352589l.jpg?w=202&#038;h=139" alt="Kos-kosan" width="202" height="139" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Kos-kosan</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align:justify;">saudara saya yang sama-sama mahasiswa dimana keadaan kontrakan itu  benar-benar sangat berantakan dan sangat jauh dari standar kelayakan. Penuh Debu  dan sangat berantak an.Tapi kenapa mereka bisa betah di tempat seperti itu ?.  Dan ternyata ketika saya berkunjung ke tempat-tempat kos-kosan lain banyak yang  kondisinya tidak jauh berbeda dari kontrakan (yang saya fikir lebih mirip  gudang) tersebut. Dan semuanya itu adalah tempat tinggal cowok. Hahaha&#8230;.Kalau  cewek saya belum pernah tau. Fakta bahwa cowok tidak serajin cewek itu memang  terbukti kebenarannya&#8230;.Hahaha!</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Nah , Untuk menjaga diri dari gangguan <span style="text-decoration:line-through;">syetan</span> penyakit . ada  baiknya mulai sekarang dan seterusnya kita mulai untuk memperhatikan kebersihan  tempat tinggal kita dan lingkungan di sekitarnya . Dan jangan lupa untuk selalu  menjaga kebersihan diri dan jiwa kita. Termasuk didalamnya kita harus  memperhatikan makanan yang kita masukan ke perut kita.</p>
<p style="text-align:justify;">At last but not least saya ingin berpesan. Tapi apa yaaa?  sudahlah,,,,, biar anda sendiri aja yang pesan makanan ke warung sebelah.  Hahaha&#8230;.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bachtiar.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bachtiar.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bachtiar.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bachtiar.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bachtiar.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bachtiar.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bachtiar.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bachtiar.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bachtiar.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bachtiar.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bachtiar.wordpress.com&blog=1572459&post=208&subd=bachtiar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bachtiar.wordpress.com/2009/02/02/awas-penyakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee17c070fd912a3d58ebbf0725dd9704?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bacteria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bachtiar.files.wordpress.com/2009/02/1_820352589l.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kos-kosan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>