Beberapa pekan lalu pak Djasmin, Dosen Bahasa Indonesia saya menjelaskan tentang kedudukan bahasa indonesia terhadap kehidupan bangsa dan berbahasa indonesia. Coba lihat gambar-gambar dibawah ini :
Gambar-gambar diatas terlihat sangat bagus sekali, apalagi ketika kita melihat tulisan di gambar tersebut yang menggunakan bahasa inggris sebagai nama bangunannya sehingga terlihat modern dan (agak) keren. Coba deh , Ganti tulisan Depok Town Square tersebut ke dalam tulisan yang berbahasa indonesia . Nampaknya akan tidak lebih bagus dari seblumnya . Contoh lain,lihat saja di sekitar anda dan kehidupan sehari-hari anda betapa banyak sekali berbagai macam tulisan maupun identitas yang menggunakan bahasa asing (bukan bahasa kita).
Saya sekarang tinggal di daerah ibukota negeri ini , dimana di sini banyak sekali nama-nama tempat umum ataupun benda yang lebih cenderung menduakan bahasa indonesia,bahasa kita sendiri. Seperti “Mall of Indonesia”,”Bintaro Trade Centre”,”Bus Way” dll. Semuanya memang beridentitaskan bahasa asing. Kita mengetahui bersama bahwa tempat-tempat tersebut dibuat di indonesia dan 99% digunakan dan dikunjungi oleh orang indonesia. Mengapa tidak menggunakan bahasa Indonesia saja ? Memang , kalau kita terjemahkan kata-kata tersebut ke dalam bahasa indonesia kita anggap tidak akan menjadi lebih bagus. Disinilah letak kesalahan kita , tidak bangga berbahasa indonesia. Kecuali kalau ada kata asing yang tidak ada terjemahannya dalam bahasa kita. Kita bukannya tidak punya cara untuk mengungkapkan kata tersebut . Hanya saja,Memang sekali lagi kita tidak bangga menggunakan bahasa sendiri. Baiklah kalau kenyataanya banyak orang asing yang berkepentingan di dalamnya , tetapi sekali lagi ini adalah negeri kita sendiri dimana bahasa indonesia harus di tempatkan pada urutan pertama dibandingkan bahasa asing lain yang bukan bahasa bangsa kita.
Contoh diatas hanyalah sedikit betapa kita tidak bangga berbahasa indonesia. Kata Dosen Bahasa Indonesia saya , pak Djasmin , banyak sekali contoh lain yang menggambarkan bahwa kita kurang bangga berbahasa indonesia. Saya sering sebal juga ketika saya berbicara dengan teman yang jels-jelas bukan dari luar negeri yang menggunakan bahasa indonesia tapi banyak dibumbui dengan istilah asing , padahal nyata-nyata kata tersebut ada terjemahannya di dalam bahasa indonesia. Hahahaha……… Lha wong kita sama-sama orang indonesia kok. Memang sih banyak orang yang berbicara dengan menggunakan banyak istilah asing akan terlihat lebih oke. Tapi,berbahasa bukanlah untuk sekedar keren-kerenan , bahasa adalah alat komunikasi yang sepatutnya digunakan sesuai dengan porsi dan tempatnya.
Ada beberapa alasan mengapa kita tidak membanggakan menggunakan bahasa indonesia .Yang pertama,Banyak Ilmu Pengetahuan yang bersumber dan menggunakan bahasa pengantar bahasa asing Sehingga mau tidak mau kita harus menggunakan bahasa asing tersebut dan karenanya terkadang seseorang kebablasan menyalahartikannya dengan salah menempatkan penggunaan bahasa tersebut.
Kemudian , Ada anggapan bahwa Bahasa Indonesia bukan bahasa yang modern. Ini jelas-jelas anggapan yang salah besar , Karena kata dosen saya semua bahasa di dunia ini terjadi secara alamiah dan mempunyai kedudukan yang sama . Tidak ada satu bahasa yang mengungguli bahasa lain dan tidak ada satu ahasa yang lebih rendah disbanding dengan bahasa lain. Yang ketiga , Bahasa Indonesia bukan bahasa Internasional . Yang terakhir adalah karena efek dari bangsa ini sendiri yang mana memang tertinggal jauh dengan bangsa lain pada banyak aspek kehidupan di era globalisasi ini.
Kondisi seperti tersebut diatas seharusnya membuka pikiran kita untuk memahami bahasa yang patut kita banggakan adalah bahasa indonesia, bahasa kita.Seperti ikrar para pendahulu kita pada 28 desember 1928. Dan kita perlu sedikit memahami kembali bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi budayanya sendiri.
Sebenarnya saya pengin menulis lebih panjang lagi , tapi saya takut jika anda kemudian jadi malas membacanya dan sepertinya memang saya tidak hobi melakukan yang demikian. Semoga tulisan yang singkat ini dapat dipahami oleh pembaca sekalian. hehehe…. Kalau anda belum paham silakan pahami sendiri lagi , yak ! Mohon maaf kalau ada tulisan yang memuat topik yang sama sebelumnya . Tulisan ini adalah apa yang saya ingat dari apa yang dosen Bahasa indonesia saya ajarkan.



hmm.. tulisan yang memnggugah.. bener sekali klo kita sekarang sudah melupakan kaidah kaidah kesastraan.. semoga kita bisa menjaga Bahas Indonesia.. ya…
Salam kenal..
@angga salam kenal juga om…..
yuk bersama-sama menjaga bahasa kita
komentar subversif: indonesia yang mana dulu ini? (kebanyakan merantau) trus kalo bahasa indonesia yang baik dan benar itu baik juga benar menurut siapa? ha kok bolehnya enak nentukan begitu benar dan begitu yang salah??
komentar cuek beybeh! : kan bahasa itu erat sekali dengan budaya, bos… jadi rilekss saja.. wong bahasa lain di dunia juga ngalamin hal yang sama lho… ngono wae kok yo headache, lho!
salam kenal! (saya malah baru saja posting soal menulis!)
sangat paham, mas bach. itulah kenyataan yang terjadi sekarang. ikrar dan makna sumpah pemuda telah berubah menjadi sebuah kebanggaan semua. produk yang serba impor, termasuk bahasa, justru yang dianggap mampu menunjukkan gengsi sbg sosok terpelajar yang serba wah dan hebat.
mungkin karena yg bikin, mikirnya dr sisi lain jg, misalnya karena yakin banyak turis yg ngunjungin Indonesia.. hehee


Untungnya hal demikian tidak terlalu mengena pd bhs daerah, mislanya di kotaQ, di Makassar, ada bbrp cafe, atau toko2 yg sengaja menggunakan bhs daerah/lokal, dan keliatannya lbh ‘keren dengan ke jadul-an nama tsb’
Nagh, kebanyakan org mmg mikir singkatnya aj ‘lbh keren dan lebh komersial mnggunakan bhs Inggris’ anggapan2 ini yg sprtinya mmg dominan banget y.. nice post
Mksh udah mampir k blogQ
salam kenal
Ho27x,
kami putra dan putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan,
Bahasa Indonesia.
@bangpay kok jadi gak nyambung bang
@sawali bahasa juga bisa diimpor ya
@sarahtidaksendiri makasih juga ya….
@farcham makasih mas udah melengkapi
Wah
Setuju
Identitas kita emang gak boleh pudar
Sep2
Lam knal yahhh
tapi kenyataannya google adsense tetep ra meloloskan blog yang pake bahasa Indonesia 100% je mas..hehehee
blue tak malas membaca postinganmu jika memang itu baik buat kita koq,sahabat.
selamat malam serta salam hangat selalu
Yang paling penting dari bahasa adl bisa digunakan utk menyampaikan pesan,
Tp walo gitu, bahasa indonesa juga bahasa2 ibu harus tetep lestari, setuju
ngomentari komentar di blogku: hahaha lha malah sampeyan yang jawa uber alles tho??
ngomentari komentarku di posting ini: lha apanya yang gak nyambung? saya baru membaca sejarah EYD-isasi dan penetapan bahasa indonesia yang standar itu lho… ha kok enak banget (mereka) bolehnya (agak) memaksakan dialek tertentu menjadi bahasa standar. (trenyuh dengan beberapa pulau yang bahasa aslinya punah semenjak kampanye EYD, di beberapa daerah di indonesia)
—subversif!! yo ben… jiakakakakaka!
bangsa indonesia tidak cinta bahasa indonesia.
memang aneh ya???
tapi, memang katanya orang2 kalo sudah pake bahasa ingris itu jadi lebih keren.
hahaha…. indonesia emang begitu… semua orang kan tau..orang indonesia itu gengsi pake asli indonesia… “indonesia bangett” sering aku denger banyak orang ngomong gitu….
Bahas Indonesia sekarang berangsung2 mulai tergusur oleh Bahasa Gaul yang tidak tahu dari mana Asal Usulnya, semoga kita semua dapat lebih mencintai Bahasa Indonesia, karena dengan mencintai Bahasa Indonesia berarti kita telah menghargai perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI) ini.
hehe.. Bahasa nya kurang hurup “a”… hihi
bagemana kalo diganti depok pasar gede ajje biar lebih indonesiaaa gitu
hi mas bactiar…thanq ya mo mampir ke blog gw
hbtw, gw setuju kok, bahasa indonesia tu h harus kita jaga, kalo perlu buat hak patennya jgn sampai ntar bahasa kita di embat malaysia….
**lho kok ???***
aku sangat menyukai dan mencintai negeri maupun bahasa Indonesia
karena aku memang hidup di sini gitu loh ^_^
tenang aja, roda selalu berputar kok, sekarang ini kita lagi balik ke jaman tahun 90-an, dimana dominasi kebarat-baratan mulai nampak dimana-mana
tau sendiri kan contohnya.
lam kenal,
cheers
salam kenal mas. tx udah mampir di warung saya. Nice posting. salut
semoga aja suatu saat kecintaan bahasa indonesia kita lebih mantab.. hingga tak malu buat membuat logo atu sebuah nama besar dengan make bhs.indonesia… hidup indonesia…. he..he…
anak² indonesia juga nampaknya g menghargai bahasa indonesia
lihat aja di fs mereka
coba perhatikan bahasa indonesia??
ex: “akko tunggu kammo ntar malemt di warneth iaa”
gmn mo di banggain?
bener juga… menanggapi komentar Fanz, di FS emang banyak banget. malah ada tulisan cacing dan super singkat kayak sms. misal..
“hy, u dh prnh ktm ma c nta y? dy mkn cntk lh skrng”
sungguh kacau…
prihatin..
blue datang…………kawan
selamat malam serta salam hangat selalu
Pas q baca tulisan diataz k0g serasa ikut makul b.ind oleh p.djasmin y, truz jd serasa ngerjain UTS d n0 terakhir.. Mengarang dgn t0pik ‘tantangan b.indo d era gl0balisasi’
Hahaha~
Bahasa asing penting jg k0g(buat’q), asal tau aja etika penggunaannya… Jgn dpake d tempat yg 0rg kagak ngerti artinya…
N jgn b’lebihan…
Kalo d suruh ng’rank bahasa q tetep nempatin bahasa ind0nesia jd n0.1
Disusul bahasa korea, then bahasa jepang, trus t’akhir b.inggris..
Nb : posisi bsa berubah sesuai kebutuhan~ hehe…
gue masi bangga ama bahasa indonesia walo sekolah di singapur,,
thx dah mampir ke rumah baru gue,,
Gimana kalo kita ganti:
Supermarket jadi “Pasar Gede”
Hypermarket jadi “Pasar Raksasa”
Aku pikir malah keren ya?
jadi sedih ya…..
nanti lama2 kita lupa sama bangsa kita sendiri, seperti banyak anak muda yang lebih tau tentang negara tetangga di banding dengan budaya asli indonesia
sok inggris=bakal tenar,, griya jogja juga beken kok…
lam kenal yah,, mampir yukk ke blog gw..salam…
saya selalu bangga jadi orang indonesia, juga menggunakan bahasanya.. ^_^
Saya juga bangga sama Bahasa Indonesia. Asal kita bangsanya mau berbahasa dan menulis dengan baik dalam Bahasa Indonesia, pasti derajat bahasa kita juga bisa setara dengan bahasa-2 lainnya.
Hai, Mas Bachtiar..
Saya sering menggunakan bahasa Inggris dalam tulisan-tulisan saya; bukan berarti saya tidak cinta dengan bahasa Indonesia, lho, tapi lebih karena ada beberapa hal yang lebih nyaman ditulis dan diucapkan dengan Bahasa Indonesia; ini berkaitan dengan arti sebuah kata yang apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, justru terkesan sangat wagu *aduh, Bahasa apalagi itu.. hehehe*
Soal penggunaan bahasa asing di tempat-tempat umum; hm, saya malah berpikir begini. Alangkah nyamannya jika saya berkunjung ke Hongkong, Paris, Belgia, atau tempat yang berbahasa ibu bukan bahasa Inggris, saya mengetahui dengan pasti bahwa saya tidak kesasar. Lebih ke arah situ sih, mempermudah saja..
Lepas dari semua itu, saya rasa, kecintaan terhadap bangsa tidak bisa diukur dengan bahasa saja, tapi kita sendiri sebagai pribadi yang tidak menjelekkan derajat bangsa sendiri…
However, it’s an inspired post! Thanks!
hihihihi Bahasa Indonesia tuh bahasa keren soale mudah diucapkan dan mudah dimengerti
kadang2 bangsa kita ini sering kejebak menggunakan bahasa asing untuk kelihatan lebih modren dan dan keren. tapi saya nggak terlalu sedih juga soalnya semuanya malah memperkaya bahasa indonesia itu sendiri,
huhuhuhu
pangendikanipun
Berarti percuma ngomong cintailah produk dalam negeri ternyata, bahasa saja yang sekarang ngetrend malah bahasa impor kapan kita menggunakan produk dalam ngeri bisa baik dan benar .. . . . tanya KENAPA
hanya meninggalkan jejak…
apapun deh aku tetap bangga terhadap budaya bangsa… termasuk bahasanya
mungkin penggunaan bahasa asing tersebut dikarenakan bahasa asing merupakan bahasa yang digunakan di banyak negara. Sedangkan bahasa Indonesia belum begitu populer, tapi ke depan saya yakin bahasa indonesia bakal menjadi salah satu bahasa yang diperhitungkan di mata internasional… liat aja deh!
hmmm…mungkin karena skrg jaman modern jd kalo agak ke Ingrris2an keliatannya lebih keren.
Mari berbahasa Indonesia. Kita mulai dari diri sendiri dan dunia maya.
biar keren maksudnya…..
happy valentine ya bang….
persoalannya bukan pada memakai bhs indonesia ato tidak pada fasilitas2 umum. Tp masalahnya, orang Indonesianya paham n ngerti artinya gak tuh tulisan2 berbahasa inggrisnya.. Hehe
bangsaku adalah bangsa yang menyedihkan.. saking menyedihkan, rakyatnya sendiri melupakan bahasanya
Wah..! Ikut sedih juga bahasa kita udah tergeser zaman..
Alangkah baiknya kita sebagai generasi muda tetap menjaga dan melestarikan bahasa Indonesia! Semangat untuk negri!!
Salam kenal yapz!!
wah diajar pak Djasmin juga ya?
dulu beliau juga pernah ngomong gt di kelasku,,
bangsa Indonesia tapi ga bangga ma bahasanya sendiri
tingkat 1 yah?
@azna Yup.hehehe
Mungkin karena adanya globalisasi… dan tuntutan standar international sehingga masyarakat kita tidak bangga dengan bahasanya sendiri ???
tapi apa yg terjadi di France, mereka lebih bangga menggunakan bahasanya sendiri ???
Apa karena culture ?? Apa karena mereka negara maju sedangkan kita negara berkembang ??
Keknya bagus juga nih dibuat penelitian?? apa bener bangsa Indonesia sudah tidak bangga lagi dengan bahasanya sendiri??
Kalo masalah nama MALL2 terbesar di Indo pake bahasa asing… itukan pemilik/pengurusny jg bukan org INdo… hehhe:) bener gak?? kalo gak bener ya salah???